Empat Peserta Sepeda Toba Audax 2015 Berhasil Finish di Taman Simalem Resort

0
172

Empat dari 40 keseluruhan peserta yang mengikuti kegiatan sepeda internasional Toba Audax 2015 berhasil mencapai titik finish di Taman Simalem Resort, Tanah Karo, Sumatera Utara, Sabtu 30 Mei 2015. Sedangkan sisanya harus menyerah di tengah jalan setelah melalui dua rute menantang, masing-masing rute keliling Samosir sepanjang 102 km dengan tanjakan sepanjang 1.472 meter, serta rute Tuktuk-Taman Simalem Resort sepanjang 150 km dengan tanjakan sepanjang 2.680 meter. Rute kedua ini melewati panorama Tele dan finish tepat di kawasan resort terpadu dan terbesar di Sumatera Utara, Taman Simalem Resort.

Sebenarnya rute Toba Audax 2014 yang lalu lebih sukar dari tahun ini. Panitia telah memutuskan untuk memperpendek durasi dan jarak rute. Apalagi sebelum menjajal Toba Audax, para peserta yang berasal dari berbagai negara ASEAN, Australia dan Eropa ini juga telah lebih dahulu diperas tenaganya dalam Lombok Audax yang menempuh jarak total 500 km untuk grup cepat dan 430 km untuk grup normal.

Tenne Permatasari, salah seorang panitia Audax Indonesia 2015, mengatakan, Toba Audax adalah yang kedua kalinya diselenggarakan sejak dimulai pada tahun 2014 lalu. “Para peserta kali ini antara lain dari Italia, Australia, Perancis, Brunai Darussalam, Malaysia, Thailand, Singapura dan berbagai kota di Indonesia,” katanya.

audax medali-1Para peserta Toba Audax 2015 tiba di Bandara Kualanamu Deli Serdang pada tanggal 28 Mei 2015 dan langsung menuju Pulau Samosir dengan menaiki bus. Keesokan harinya, 29 Mei 2015, mereka langsung start untuk mengelilingi Samosir. Keesokan harinya lagi, tepat pukul 06.00 WIB, para peserta sudah dilepas dari Tuktuk menuju Taman Simalem Resort, melewati tantangan yang beragam, mulai dari cuaca dingin, tanjakan, dan kondisi jalan yang tidak seluruhnya baik. Sebagian besar peserta akhirnya menyerah di tengah jalan.

Sepeda Audax sendiri bukanlah sebuah ajang lomba untuk memperebutkan peringkat kejuaraan. Kegiatan ini lebih memfokuskan diri pada endurance (ketahanan) fisik peserta. Target tertinggi Audax adalah agar seluruh peserta mencapai finish. Namun hal itu tidaklah mudah, sebab Audax sendiri membuat peraturan-peraturan yang cukup menantang bagi peserta yang terbuka bagi umum ini. Audax juga memilih rute-rute yang memberikan nilai tambah bagi para pesertanya, seperti panorama alam yang indah, budaya sosial, dan atraksi lain yang dapat menghibur para peserta di seluruh dunia. Apapun yang terjadi, ajang ini pada akhirnya menciptakan persahabatan di antara para peserta dan antara peserta dengan masyarakat yang mereka temui di sepanjang jalan.

audax medaliAudax berasal dari Bahasa Italia, yang berarti olahraga ketahanan. Ajang ini diperkenalkan pada akhir abad 19 dan aturannya mulai dirumuskan di Perancis pada awal abad 20. Saat ini, pemegang trade mark Audax adalah Perancis, sedangkan Audax Indonesia bermarkas di Lombok. Para peserta Audax bisa melibatkan keluarga, khususnya untuk menikmati jalur dengan menaiki bus dan menginap bersama di resort-resort yang terpilih sebagai pemberhentian para peserta untuk istirahat. Di Toba Audax 2015, misalnya, para keluarga peserta ikut menikmati berbagai fasilitas di Taman Simalem Resort dan ikut dalam prosesi acara yang menjadi agenda Audax.

Sesampainya di Taman Simalem Resort, Sabtu sore, 30 Mei 2015, para peserta langsung dijamu dengan acara barbeque, api unggun dan gathering sambil memberikan medali penghargaan kepada peserta yang finish dan berbagai penghargaan kepada peserta-peserta lainnya.

audax sepedaDirector Operation Taman Simalem Resort, Bernard Tay, mengatakan, pihaknya berbangga hati karena Toba Audax tetap memilih Taman Simalem Resort sebagai lokasi finish kegiatan mereka sama seperti tahun yang lalu. Ia berharap kegiatan internasional seperti ini akan dapat menguatkan pamor wisata di Sumatera Utara. “Untuk itu, kami selalu siap menjadi venue untuk menjamu para peserta dengan standar pelayanan yang kami miliki dengan kualitas alam dan budaya yang sangat mendukung di Tanah Karo,” katanya.

Setelah bermalam bersama keluarga di Taman Simalem Resort, pada Minggu, 31 Mei 2015, peserta diberikan pilihan antara diantar langsung ke Medan atau melanjutkan kegiatan bersepeda dari Taman Simalem Resort ke Berastagi untuk seterusnya diangkut menuju Medan.

 

 

 

 

LEAVE A REPLY