Gowes di Lereng Pegunungan Danau Toba

0
936
Foto bersama dilokasi start seribu dolok di Toba Adventure MTB Ride dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut, 30 Mei s/d 1 Juni 2014
Foto bersama dilokasi start seribu dolok di Toba Adventure MTB Ride dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut, 30 Mei s/d 1 Juni 2014

Berpacu dengan lumpur, melewati hutan pinus dan tanjakan gila, berakhir dengan turunan di lereng-lereng pegunungan Danau Toba.

Ulang tahun Komunitas Sepeda Gunung Sumatera Utara selalu dirayakan dengan event Toba Adventure. Untuk event ini sudah menjadi seri yang ke-3, seusia dengan umur KSGS. Toba Adventure selalu jadi kegiatan utama melihat potensi yang dimiliki kawasan Danau Toba. Lereng-lereng perbukitan serta panorama alam Danau Toba sangat mendukung untuk aktivitas sepeda gunung yang tak hanya menyajikan petualangan menarik juga kepuasan batin dalam melihat panorama alamnya.

Toba Adventure MTB Ride seperti dalam pers release yang diterima sumatrabeyond.com dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut. Mulai dari tanggal 30 Mei s/d 1 Juni 2014. Event ini di ikuti oleh 41 bikers (pesepeda), yang berasal dari Medan, Batam, Jakarta, Bontang, serta Malaysia. Untuk jalur yang dilalui juga berbeda setiap harinya.  Pada hari pertama rutenya yaitu Seribu Dolok – Tongging. Hari ke-2 dari Puncak 2000 – Merek – Tongging. Hari ke-3 dari simpang Sipispis – Basecamp Ancol Arung Jeram.

Hari-1, para peserta mengikuti acara pelepasan di lapangan Brimob Medan. Kemudian mengikuti sholat jum’at bersama di Seribu Dolok. Setelah itu persiapan dan mulai perjalanan menyusuri Jalur yang telah disiapkan. Rute ini cukup menarik, hampir 90% didominasi oleh turunan berbatu dan tanah berlumpur. Hanya sedikit tanjakan yang cukup melelahkan. Namun, para bikers akan terlena dengan panorama Danau Toba yang membentang luas disepanjang perjalanan.

Hari ke-2, tantangan semakin menarik. Toba Adventure semakin terasa dalam rute kali ini. Diawal start, para bikers sudah dihadapkan dengan tanjakan yang licin dan terjal. Namun seperti biasa, rasa capek akan terobati dengan panorama yang akan terlihat. Bentang alam Kabupaten Karo dengan Gunung Sinabungnya yang masih mengeluarkan asap sebagai panorama utamanya. Setelah itu masuk ke hutan pinus.

Disini rute semakin menarik. Jalanan berlumpur serta batang pohon melintang dijalanan. Tak heran jika banyak peserta yang harus mendorong sepedanya. Ada beberapa bikers yang mencoba mengayuh pedalnya namun terpacak didalam lumpur tersebut dan akhirnya terjatuh dalam genangan.

Setelah lewat rintangan tersebut,  bonus panjang di hutan pinus membayar lelah jalur yang dilewati sebelumnya. Bonus dalam artian sepeda gunung yaitu trek turunan. Para bikers mulai melaju sepedanya dengan kecepatan tinggi, meliuk-liuk melewati trek yang dilalui. Ranting-ranting pinus yang disusun warga ditengah jalan sebagai alat pengeras menjadikan jalur semakin menarik. Tangan dan lutut terus bergetar sepanjang ranting itu melintang dijalanan.

Yang namanya sepeda gunung, tak lengkap jika tak ada tanjakan. Para bikers menyebutnya tanjakan gila. Mengapa demikian, jalanan tanah liat yang baru selesai di ratakan oleh alat berat (buldoser) serta diguyur dengan hujan menambah sulitnya medan. Lumpur-lumpur tersebut lengket diban dan rem sepeda. Hal ini menyebabkan sepeda sulit dikayuh. Tanjakan yang tak kunjung habis menambah penyiksaan para bikers tersebut.

Badai pasti berlalu, tanjakan gila pun usai. Berganti dengan turunan yang manis dengan panorama alam perbukitan. Kebun jeruk serta ilalang perbukitan mewarnai perjalanan sampai ke Merek. Rute disini sudah tergolong mudah karena flat dan beraspal sampai tiba di Penatapan Tongging dan Sipiso-piso.

Rehat sejenak untuk menikmati eksotisme air terjun sipiso-piso dan panorama Danau Toba. Seluruh peserta foto bersama dan melanjutkan perjalanan menuruni jalanan beraspal panjang sampai ke Desa Tongging. Tak ada keluhan lagi yang terlontarkan oleh seluruh bikers. Semua menikmati turunan panjang sembari menikmati keindahan alam sampai tiba di penginapan.

Hari terakhir, rute sepeda tergolong mudah. Seluruh bikers berangkat dari tongging menuju Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai dengan menggunakan bus. Disini peserta bersepeda di jalan perkebunan karet menuju lokasi rafting Sungai Bahbolon yang dikelola oleh Ancol Arung Jeram. Yah, ending dari Toba Adventure MTB Ride adalah rafting di Sungai Bahbolon. Jadi, bukan hanya bersepeda. Seluruh bikers juga menikmati indahnya green canyon di Sungai Bahbolon dengan jeram-jeramnya yang menarik untuk dinikmati.

Begitu mengesankan bersepeda menyusuri Kawasan Danau Toba. Dengan luas kawasan seluas itu, masih banyak rute-rute lain yang dapat dieksplore kembali. Semoga Komunitas Sepeda Gunung Sumut terus berkembang dan mampu membuat event-event selanjutnya dengan rute yang menarik lainnya.

 

LEAVE A REPLY