Membidik Target di Puncak Bukit Tongging

0
168

Memanah (archery) menjadi salah satu kegiatan menantang selama liburan di Taman Simalem Resort, Kecamatan Merek, Tanah Karo, Sumatera Utara. Di atas bukit dengan ketinggian sekitar 850 meter di atas laut, angin biasanya bertiup kencang, kabut sesekali menghela pemandangan, dan pada saat itulah Anda harus mulai fokus pada anak panah yang sebentar lagi melesat cepat menuju sasaran.

web-instrukturJangan kuatir, bila Anda masih seorang amatir dalam kegiatan ini, para instruktur akan segera melatih Anda dengan cepat hingga yang dibutuhkan hanyalah tenaga yang cukup dan konsentrasi yang kuat. Para pemanah akan berbaris, dan selanjutnya anak panah akan berdesing dan menciptakan suara benturan khas di papan sasaran.

Uniknya, ini bukanlah panahan biasa. Para pemanah diajak menggunakan busur tradisional. Materi dasarnya adalah rotan dan bambu yang tumbuh di sekitar alam tropis. Dengan busur-busur kerajinan lokal, para pengunjung Taman Simalem Resort dapat merasakan pengalaman khas yang berbeda dibanding panahan umum yang menggunakan standar olimpiade.

web-panahMuhammad Rizki, seorang instruktur sekaligus co-operator kegiatan panahan, mengerjakan setiap busur itu dengan tangannya sendiri. Ia tinggal di Medan dan menekuni pembuatan busur dan anak panah melalui studi otodidak tentang sejarah pembuatan panah di alam tropis. Ia telah menemukan rotan dan jenis bambu tertentu sebagai materi yang paling cocok untuk pembuatan panah. Seterusnya bahan-bahan itu dikonstruksi menjadi satu set panah dengan kekuatan tekanan yang bervariasi. Ada yang cocok untuk dewasa, wanita dan anak-anak. Semuanya dikerjakan secara manual, teliti dan presisi. Untuk satu busur saja, Muhammad Rizki memerlukan waktu satu bulan hingga finishing.

web-sasaran“Panah pernah menjadi senjata paling canggih di masanya. Hampir semua bangsa memiliki teknologi budaya pembuatan panah yang khas, demikian juga teknik pemakaiannya. Sebagian bangsa memanfaatkannya untuk berburu, pada masa tertentu untuk mempertahankan diri atau berperang. Hingga sekarang, masih banyak orang yang menyukai kegiatan panahan sebagai olah raga klasik. Selain itu, sebuah studi mengatakan bahwa kegiatan panahan, bila dilakukan dengan cara benar, dapat melatih konsentrasi, ketenangan pikiran, serta melatih rongga dada agar sehat. Udara yang begitu bersih di Taman Simalem Resort sangat mendukung tujuan itu,” papar Muhammad Rizki.

web-taman-tea-houseLapangan panahan Taman Simalem Resort yang bekerja sama dengan Kstaria Wetan berlokasi persis di Bukit Tongging, dengan latar panorama Danau Toba yang biru. Di sisi lapangan terdapat minimart, tea house dan café di mana para pengunjung dapat bersantai dengan memesan teh atau kopi organik yang ditanam di kawasan resort. Di sekitarnya, pinus-pinus raja tumbuh subur dimana daun-daunnya mengeluarkan desauan lembut manakala angin berhembus menyapu permukaan bukit. Apa lagi yang lebih indah dari menikmati masa-masa yang damai seperti ini?

Kegiatan panahan termasuk fasilitas yang masih baru di Taman Simalem Resort. Dimulai awal tahun 2015, fasilitas ini telah banyak menarik minat para pengunjung, termasuk tokoh-tokoh nasional sekelas mantan Kapolri Jenderal (purn) Sutanto. Demikian juga para turis mancanegara yang umumnya mencari pengalaman berbeda dalam setiap kunjungan mereka.

web-balihoNah, apakah Anda sudah tertantang menguji kemampuan membidik target? Siapkan mental, konsentrasi, dan hiruplah dalam-dalam udara segar Bukit Tongging yang sejuk dan segar sebagai sumber energi untuk menarik tali busur sekencang-kencangnya. Wusss!

 

LEAVE A REPLY