Menikmati Aneka Kuliner Perlis

0
501

Kul 4 Berkunjung ke Perlis, Semenanjung Malaysia bagian utara, tentu saja tidak lengkap rasanya tanpa menyelidiki makanan-makanan yang disajikan negeri setempat. Dengan lokasi pedalaman yang 180 derajat berbatasan dengan Thailand Selatan, dan memiliki sedikit pesisir di sebelah barat daya, Negeri Perlis mengalami pengaruh besar dari Siam dan Melayu. Demikian juga dalam hal makanannya.

Secara umum, bahan pokok makanan masyarakat Perlis tidak jauh berbeda dengan jenis-jenis makanan yang diolah masyarakat Asia Tenggara pada umumnya. Variasinya justru terletak pada olah sambal yang dimaksudkan sebagai food pair makanan utama. Bila masyarakat Batak mengolah sambal andaliman, maka Perlis memiliki sambal kuini muda. Dari pengaruh Thailand, terdapat saus ikan yang encer.  Sedangkan dari pengaruh India, kita menemukan beberapa jenis kari yang sudah disesuaikan dengan lidah Melayu. Yang khas di antaranya adalah kari dencis, yang di India sendiri tidak akan ditemui. Di kawasan pesisir dengan bahan sea food-nya, akan ditemukan sambal belacan dengan campuran perasan asam jawa.

Kul 3Aneka sambal yang tersedia di negeri terkecil Malaysia ini dapat disimpulkan dengan wataknya yang lebih lembut (mild) dibanding Thailand maupun India. Ini juga barangkali berkaitan dengan jenis cabai yang mereka tanam, atau karena tradisi pembuatan sambal mereka sendiri. Pedasnya berbeda dengan cabai-cabai yang dipakai sebagai unsur pokok dalam  pembuatan sambal di Indonesia. Penggunaan rempah-rempahnya juga tidak terlalu mencolok bila dibandingkan dengan India dan Arab.

Perjalanan kuliner di Perlis sebaiknya dimulai dari Kuala Perlis. Meskipun kawasan pesisir yang tidak terlalu luas ini bukanlah tipe pantai berpasir yang landai, namun Kuala Perlis memiliki destinasi kuliner yang sangat tematik, yaitu pujasera seafood dengan berbagai stall pilihan. Umumnya, yang dijual di sini adalah ikan-ikan dan kerang-kerangan segar. Para pengunjung lebih dahulu memilih ikan-ikan mentah yang dipamerkan di bagian depan dengan cara display yang sangat menggoda. Lalu mereka bisa meminta bahan yang dia pilih untuk dimasak dengan cara yang diinginkan. Pesanan favorit adalah ikan bakar, karena menu ini sangat tepat dipadu dengan aneka sambal lokal. Cobalah sambal belacan dengan perasan asam jawa sebagai salah satu yang cukup khas, khususnya bagi lidah Indonesia.

Kul 2Ikan dan kerang-kerangan di Perlis memiliki variasi yang sangat kaya sebagaimana umumnya kawasan pesisir di Selat Malaka. Aneka ikan perairan dangkal, atau yang lazim disebut dengan ikan-ikan karang menjadi andalan mereka. Ukurannya memang relatif kecil-kecil, namun rasanya lebih gurih dari ikan-ikan perairan dalam yang biasa dikonsumsi di Eropa. Iklim tropis, dengan matahari khatulistiwa yang panas sepanjang tahun, telah menciptakan ekosistem lautan dengan biota yang khas di Asia Tenggara, sehingga berkembanglah aneka ikan yang gurih rasanya, mulai dari kawasan bakau, karang, hingga laut yang lebih dalam.

Kul 1Dari bagian lain, kawasan pedalaman Perlis menjadi sumber ikan-ikan air payau dan air tawar. Lele adalah salah satunya. Bila masyarakat Jawa mengolah bahan ini menjadi pecel lele, masyarakat Perlis membuatnya menjadi lele bakar yang ditemani oleh lalapan segar yang jenisnya tidak kurang dari tujuh macam. Sebagian lalapan itu dikenal di Indonesia, tapi sebagian lain sama sekali asing. Untuk mendapatkan lele bakar yang paling representatif, kunjungilah …………….Nah, selamat menikmati highlight kuliner Perlis, negeri kecil yang makmur, yang hidup dari agrikultur.

(Tikwan Raya Siregar)

 

LEAVE A REPLY