Program Akhir Tahun, Malaysia Kembali Undang Warga Medan ke Kota Belanja Terbaik ke-4 Dunia

0
105

Deputy Director General Malaysia Tourism, Chong Yoke Har, mengajak warga Medan untuk menikmati pengalaman shopping di seluruh Malaysia pada penghujung tahun ini, khususnya di Kuala Lumpur yang telah dinobatkan oleh Global Shoppers Index sebagai kota besar belanja terbaik ke-4 dunia, atau terbaik ke-2 untuk kawasan Asia Pasifik setelah Tokyo (berturut-turut 2012-2013). Ajakan itu ia sampaikan di hadapan puluhan travel agent Kota Medan, wartawan, dan mitra-mitra strategis mereka di Grand Aston City Hall Medan, Senin 12 Oktober 2015.

Bersama kedatangannya di kota ini, Chong yang didampingi Direktur Bagian Promosi Dalam Negeri Tourism Malaysia Iskandar Mirza Mohd Yusof dan Direktur Tourism Malaysia Medan Nor Asikin Haron juga membawa serta 10 perwakilan bisnis dari pusat-pusat perbelanjaan utama di Kuala Lumpur dan sekitarnya, di antaranya Suria KLCC, Pavilion, Starhill, Fahrenheit 88, Lot 10, Sogo, Bukit Jambul Kompleks Pulau Pinang, Jakel Mall, Mitsui Premium Outlet dan Persatuaan BARRA yang menghimpun para pedagang ritel di kawasan Jalan Tunku Abdul Rahman (JTAR).

Program belanja akhir tahun atau yang dikenal dengan 1Malaysia Year-End Sale adalah program tahunan industri pariwisata di Malaysia. Acara ini dimulai dari 14 November 2015 dan ditutup pada 3 Januari 2016. Berbagai program belanja yang terintegrasi dengan akomodasi, insentif (tax free), transportasi dan berbagai festival akhir tahun ditawarkan dalam berbagai paket seperti “Shop till U Drop”, “Happy Shopping”, dan “Crazy Shopping Time”. Paket-paket ini dipasarkan oleh travel agent mitra Tourism Malaysia di Medan, di antaranya Rasa Sayang Holidays, Happy Holidays, dan Jess & Co.

press con
Deputy Director General Tourism Malaysia, Chong Yoke Har, memberikan penjelasan dalam konferensi pers seusai Seminar Belanja Akhir Tahun 2015 di Malaysia. Chong didampingi Ketua ASITA Sumut, Solahuddin Nasution, pejabat dari Dinas Pariwisata Sumut, Direktur Promosi Dalam Negeri Tourism Malaysia Iskandar Mirza Mohd Yusof, dan Direktur Tourism Malaysia Medan Nor Asikin Haron.

Acara peluncuran program belanja akhir tahun ini dikemas dalam sebuah seminar sehari yang menghadirkan presentasi keadaan terbaru pusat-pusat perbelanjaan di Malaysia dari masing-masing perwakilan bisnis. Pada saat yang sama juga diadakan peragaan belanja oleh peragawati-peragawati Kota Medan.

Saat ini, Malaysia optimis bahwa nilai belanja warga Indonesia, khususnya Sumatera, akan meningkat ke Malaysia sehubungan dengan merosotnya nilai mata uang ringgit terhadap dolar dan rupiah. Di samping itu, hadirnya enam maskapai penerbangan yang melayani rute pendek antar dua negara ini sangat mendukung mobilisasi pengunjung dengan biaya yang lebih murah. Chong mengatakan, kecenderungan pencapaian industri pariwisata Malaysia terus meningkat. Pada tahun 2014 mereka berhasil meraup pendapatan dari sektor ini sebesar 72 miliar ringgit, meningkat 10 persen dari tahun sebelumnya sebesar 65,4 miliar ringgit. Industri perbelanjaan memberikan sumbangan yang sangat signifikan, terutama dari pengunjung Indonesia yang menempati posisi pengunjung terbesar kedua di Malaysia setelah Singapura. Tahun lalu, jumlah pengunjung Indonesia ke Malaysia sudah mencapai 2,82 juta orang.

LEAVE A REPLY