Tahun 2016, Malaysia Kukuhkan Posisinya sebagai Tujuan Belanja Dunia

0
112

Agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, industri pariwisata Malaysia mulai lebih memfokuskan kampanye wisatanya sebagai tujuan wisata belanja dunia, bersaing dengan kota-kota besar yang sudah lebih dahulu dikenal dengan pamor tersebut. Untuk tahun 2016 ini, Malaysia menghadirkan 3 program belanja tahunan, yaitu 1Malaysia Super Sale (jualan awal tahun yang dilaksanakan 1-31 Maret) yang menggantikan program Grand Prix 1Malaysia, 1Malaysia Mega Sale Carnival (15 Juni-31 Agustus), dan 1Malaysia Year End Sale (1 November-31 Desember).

Untuk mendukung program belanja sepanjang tahun ini, Malaysia Tourism Board di Medan mengadakan travel mart, Kamis, 19 Mei 2016, di Hotel Grand Aston Medan dengan menghadirkan para seller dari Malaysia serta mengundang para buyer di Medan. “Pertemuan bisnis ini kami adakan untuk melengkapi keperluan para pelancong dengan berbagai informasi event dengan akomodasi tingkat dunia,” kata Direktur Malaysia Tourism Board Medan, Azhari Haron yang didampingi oleh Konjen Malaysia di Medan, Amizal Fadzli Rajali dan Ketua ASITA Sumut, Solahuddin Nasution.

Pada kesempatan itu, pihak Malaysia Tourism Board juga memperkenalkan ikon Belanja mereka berupa Miss SHOPia, atau yang dipanggil secara akrab dalam citarasa Melayu, Shofi’ah atau Shop’ia. Memang, pendapatan Malaysia dari sektor perbelanjaan semakin meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan membaiknya peringkat destinasi belanja mereka di tingkat dunia. Tahun lalu saja, Malaysia terpilih sebagai destinasi belanja terbaik keempat di dunia, menurut satu lembaga survei independen.

Miss SHOPia, ikon wisata Belanja Malaysia.
Miss SHOPia, ikon wisata Belanja Malaysia.

Pada tahun 2015, kegiatan wisata belanja menyumbang RM 21,6 juta kepada industri pariwisata negara itu. Belanja menempati posisi kedua tertinggi dalam pengeluaran wisatawan di Malaysia, atau menempati 31% dari jumlah keseluruhan pendapatan wisata yang tercatat sebesar RM 69,1 juta.

Tahun 2015, Kementerian Malaysia mencatat, jumlah turis Indonesia sebesar 2,78 juta orang dari total kunjungan mancanegara ke negeri itu yang mencapai 25,72 juta orang. “Dari seluruh kunjungan ke Malaysia, pasar Indonesia tetap menempati posisi kedua terbesar setelah Singapura. Jumlah ini mengalami penurunan 1,4% dari tahun sebelumnya, namun kami optimis kunjungan dari Indonesia akan kembali pulih seiring dengan membaiknya ekonomi dunia,” tambah Azhari Haron.

Azhari Haron sendiri merupakan pejabat baru di Malaysia Tourism Board Medan menggantikan direktur sebelumnya, Noor Asikin Haron.

LEAVE A REPLY