Temukan Feng Shui-mu di Vivatel Kuala Lumpur

0
233

foto 1Kadang cara terbaik untuk menikmati Kuala Lumpur adalah dengan menjauhi keramaiannya. Lupakan sejenak daerah segi tiga “sibuk” seperti area Bukit Bintang. Kita bisa mendapatkan tidur malam yang lebih nyaman dengan memilih tinggal di hotel yang terletak di kawasan Cheras. Tidak terlalu jauh dari daerah segi tiga emas Kuala Lumpur, tapi tidak bising. Vivatel bisa menjadi pilihan yang cukup menarik.

foto 2Hotel bintang empat ini terletak di Jalan Loke Yew. Arsitekturnya terlihat moderen untuk ukuran kota besar. Bangunan hotelnya berdampingan dengan Viva Home Shopping Mall. Vivatel Kuala Lumpur bisa dicapai 45 menit dengan naik taksi dari KLIA 2, dan 40 menit dari kawasan Putra Jaya. Selain itu kita bisa menemukan setasiun Star Light Rail Transit (LRT) yang menghubungkan semua area di Kuala Lumpur dengan hanya berjalan kaki selama 5 menit dari hotel. Vivatel juga cuma berjarak 10 menit dari kawasan Bukit Bintang dan sekitarnya bila ditempuh dengan angkutan umum.foto 3

Kesan pertama yang unik dari Vivatel Kuala Lumpur ini adalah aroma wangi ruangan yang menguar segar saat tamu-tamu ingin check in. Hotel ini baru dibuka pertama kali untuk umum tanggal 15 Desember 2012. Mereka memiliki 302 ruangan kamar mulai dari tipe standard room, deluxe room, supreme deluxe room, junior suites, executive suites, grand suites, dan duplex suites. Selain itu fasilitas akomodasi ini juga dilengkapi dengan ruangan convention multi size, ballroom untuk 1.000-an kursi, spa, gym, kolam renang, dan 24 jam room service.

foto 4Untuk memanjakan para tamu, Vivatel Kuala Lumpur menyediakan tiga outlet F & B, yakni Retro Café, Retro Lounge, and Club 7. Sarapan pagi, santap siang, dan makan malam diadakan di Retro Café. Setiap hari para chef Vivatel menyajikan aneka menu internasional di tempat ini.

Namun bagi mereka yang suka suasana privasi dan ingin menu lain yang lebih ringan dan khas, Retro Lounge bisa jadi pilihan. Para tamu juga bisa bersenang-senang sambil berkaraoke ria di Club 7. Kelab ini terdiri dari beberapa ruangan yang besarnya bervariasi. Dekorasinya bercorak Amerika.foto 6

Hal yang paling menarik perhatian buat saya pribadi adalah kamarnya. Mereka menggunakan konsep yang unik untuk kamar-kamar tidurnya. Seluruh ruang tidurnya bertema 5 elemen dari Feng Shui, yakni: air, api, kayu, tanah, dan logam. Siang itu saya kebagian kamar bertema api di lantai delapan. Kamar bertema api didekorasi dengan ornamen bantal dan lukisan dinding berwarna jingga. Warna ini seketika membangkitkan mood penghuninya.

Harga kamar terasa cukup moderat untuk ukuran hotel baru bintang empat. Untuk standard room berkisar RM 380. Kabar baiknya semua ruangan size-nya besar dan lega. Ada info terbaru dari pihak hotel, untuk Ramadhan tahun ini, mereka memberi harga khusus sebesar RM 188. Syukurlah, saya bisa tidur nyenyak malam itu. Pagi harinya saya cukup gembira bisa menikmati sarapan yang enak dan variatif ala continental breakfast di Retro Café.

 

 

 

SHARE
Previous articleMengintip Koleksi Busana Muslimah di Grosir KWC Fashion Mall Kuala Lumpur
Next articleEmpat Peserta Sepeda Toba Audax 2015 Berhasil Finish di Taman Simalem Resort
Menamatkan studi dari STIK Pembangunan Medan, Wirastuti kemudian menekuni kegiatan kepenulisan, baik dalam bidang riset dan praktisi kewartawanan. Ia juga melibatkan diri dalam kegiatan industri pariwisata dan tetap menulis di sela-sela kesibukan bisnis dan ibu rumah tangga. Kesukaannya melakukan perjalanan didorong rasa ingin tahu yang kuat pada kebudayaan dan lingkungan yang berbeda. Wiras menaruh minat pada filsafat dan cara hidup tiap bangsa, dan senang belajar dari kebijaksanaan mereka. Laporan-laporan perjalanan yang ia tulis mencerminkan empatinya pada hal-hal baru yang ditemukannya.

LEAVE A REPLY